Posts

Beli Mesin Parut Ubi Dengan Uang Bantuan PKH

Image
Tampak KPM PKH Keluarahn Kampung Jawa Neni Haryati sedang memperlihatkan mesin parut ubi listrik yang baru saja ia beli dengan uang bantuan PKH tahap satu tahun 2020. Lebong_Dalam memanfaatkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dituntut untuk selektif dan bijak, karena setidaknya ada tiga prioritas utama dalam menggunakan uang bantuan tersebut yakni pendidikan anak, kesehatan dan gizi, serta peningkatan perekonomian keluarga. Inilah yang dilakukan Neni Haryati KPM PKH Keluarahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong. Usai melakukan pencairan tahap satu tahun 2020 beberapa hari yang lalu ia langsung memanfaatkannya untuk membeli sebuah mesin parut ubi listrik yang akan ia manfaatkan untuk membuat kerupuk opak. “alhamdulillah..uang bantuan PKH tahap ini telah saya terima dan langsung saya gunakan untuk membeli peralatan usaha saya membuat kerupuk opak. Tahap ini tadi saya mendapatkan bantuan kurang lebih...

Ingin Orang Lain Mendapatkan Bantuan, Asmara Dewi Mundur Dari PKH.

Image
Tampak pendamping PKH Kecamatan Lebong Selatan sedang menjelaskan isi dari surat pernyataan pengunduran diri dari kepesertaan PKH kepada Ibu Asmara Dewi. Lebong_Jumat 24 Januari 2020 sekitar pukul 16.00 WIB Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Lebong Selaan Satria Ageng Prasetio.S,Pt bersama Supervisior PKH Kabupaten Lebong Meriyanto,S.Sos tampak bergegas dari kediamannya untuk menuju rumah salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dampingannya yang ada di Desa Manai Blau. Sesampai di dikediaman KPM dampinganya tersebut, Ageng sapaan akrabnya sangat terkejut karena rumah KPM dampingannya tersebut tertutup rapat, dan menurut keterangan beberapa tetangganya Asmara Dewi beserta sang suami belum pulang dari sawah. Adapun tujuan dari kedatangan Ageng ke kediaman KPM dampingannya pada hari itu adalah untuk memastikan keputusan ibu Asmara Dewi (50 tahun) yang telah ingin mundur dari kepesertaan PKH secara mandiri atau Graduasi mandiri. Baca Juga : https://pkhlebong....

Dihadapan 50 KPM Lain, Tukang Sayur Mundur Dari PKH.

Image
Tampak Eli Marlina sedang membacakan surat pernyataan pengunduran dirinya dari kepesertaan PKH  di hadapan pendamping, supervisior PKH, dan KPM PKH Desa Garut Kecamatan Amen, Kabuapetn Lebong   Lebong_Berprofesi sebagai tukang sayur keliling tidak mengurungkan niat Eli Marlina (40 tahun) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Garur, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong untuk mengundurkan diri dari daftar penerima manfaat bantuan sosial tersebut, bahkan dengan lantang dan penuh keyakinan ia membacakan surat pernyataan pengunduran dirinya di hadapan 50 KPM PKH Lainnya pada saat kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Desa Garut pada hari Kamis, 23 Januari 2020 sekitar pukul 10.00 WIB di kediaman salah satu KPM PKH Desa tersebut. Baca Juga : https://pkhlebong.blogspot.com/2020/01/2-kpm-pinang-belapis-mengundurkan-diri.html?m=1 “saya mundur dari PKH ini atas keinginan saya sendiri, saya sangat berterima kasih kepada PKH ka...

2 KPM Pinang Belapis Mengundurkan Diri Dari PKH.

Image
Tampak KPM PKH Desa Bio Putiak, Kecamatan Pinang Belapis sedang menanda tangani surat pernyataan pengunduran dirinya, setelah itu Lines Susilawati menyempatkan diri untuk berfoto sambil  memperlihatkan surat pernyataannya. Lebong_Hari ini (Senin,20 Januari 2020) merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong Holesti,S.Pd, sebab hari ini dua orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dampingannya menyatakan mundur dari kepesertaan bantuan sosial PKH secara mandiri. “saya sangat senang hari ini, sebab ada dua orang KPM saya yang menyatakan mundur dari PKH,yakni Lines Susila Wati (35 tahun) KPM Desa Bio Putiak, dan Nani Hartati (33 tahun) KPM Desa Tambang Saweak, Keduanya mundur atas kemaun mereka sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak manapun”ungkap Holesti. Baca Juga : https://pkhlebong.blogspot.com/2020/01/sukses-sekokahkan-anak-hingga-kuliah.html?m=1 Lebih lanjut pendamping PKH yang...

Jualan Sayur Keliling Dengan Gerobak, Tuti Mundur Dari PKH.

Image
Tampak Tuti Hera Wati sedang menanda tangani surat pernyataan pengunduran dirinya dari PKH di hadapan pendamping PKH Kecamatan Lebong Sakti Roze Novelda,A.Md.  Lebong_Keputusan Tuti Herawati (44 tahun) Kelarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Ujung Tanjung 3, Kecamatan Lebong Sakti untuk mundur dari daftar penerima manfaat bantuan sosial Prorgam Keluarga Harapan (PKH) patut mendapatkan apresiasi dan menjadi contoh bagi KPM PKH yang lainnya, sebab meskipun hanya berprofesi sebagai penjual sayur keliling di desanya menggunakan gerobak dorong, namun ia dengan iklas dan suka rela mundur dari kepesertaan bantuan sosial Kementrian Sosial tersebut. Keinginan Tuti untuk mundur dari PKH ini dikarenakan ia merasa telah sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut, oleh karena itu ia ingin orang lain yang belum mendapatkan bantuan juga merasakan apa yang ia rasakan selama ini. Baca Juga : https://pkhlebong.blogspot.com/2020/01/pkh-lebong-rakor-di-kebun-duren.html?m=1 “saya iklas...

PKH Lebong Rakor Di Kebun Duren.

Image
Lebong_Sabtu,18 Januari 2020 sekitat pukul 09.00 WIB, Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Lebong melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) rutin bulanan, namun pada rakor kali ini sedikit unik dan berbeda dengan rakor-rakor sebelumnya, sebab rakor kali ini di lakukan di alam terbuka yakni di sebuah kebun durian milik salah satu Pendamping Sosial PKH Kabupaten Lebong yang berada di kecamatan Uram Jaya, selain itu rakor kali ini juga terasa sangat spesial karena juga di hadiri langsung oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Provinsi Bengkulu Elisa Yuniarti,M,Si. Serta beberapa pejabat di lingkup dinas PMD-Sos Kabupaten Lebong. Berikut Dokumentasi Kegiatan Rakor Bulan Januari tahun 2020 SDM PKH kabupaten Lebong: Tampak Korwil PKH Provinsi Bengkulu Elisa Yuniarti,M,Si sedang memberikan arahan dan motifasi kepada SDM PKH Kabupaten Lebong.  SDM PKH Kabupaten Lebong tampak serius memperhatikan pengarahan dari korwil PKH Provinsi Bengkulu.  SD...

Mampu Sekokahkan Anak Hingga Kuliah, Asmiati Mundur Dari PKH.

Image
Tampak Asmiati,KPM PKH Keluarahan mubai sedang menanda tangani surat pernyataan pengunduran dirinya dari kepesrtaan PKH di hadapan pendamping PKH Kecamatan Lebong Selatan.  Lebong_Miliki anak yang telah menempuh pendidikan hingga bangku kuliah membuat Asmiati (40) tahun, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Mubai, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong iklas mundur dari kepesertaan bantuan sosial tersebut. Keseriusan Asmiati untuk keluar dari kepesertaan PKH ini dibuktikannya dengan menanda tangani surat pernyataan pengunduran diri pada Jumat, 17 Januari 2020 sekitar pukul 15.30 WIB di kediamannya.  Baca Juga : https://pkhlebong.blogspot.com/2020/01/sertijab-kabid-sosial-berlangsung.html?m=1 “Meskipun hidup pas-pasan karna saat ini anak saya ada yang sedang kuliah di Bengkulu, saya iklas mundur dari PKH, tanpa ada paksaan dari pihak manapun, bahkan suami dan anak-anak saya sangat mendukung keputusan saya ini. Kami ingin ...